SORONG - Anggota Komisi III DPR,
meminta dilakukan penyidikan atas kasus kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sorong, Papua Barat. Aboe menyayangkan insiden pembakaran itu."Saya menyayangkan ada kerusuhan terjadi di Lapas Klas II B Sorong, Papua Barat. Seharusnya hal seperti ini tidak boleh terjadi. Perlu dilakukan penyidikan atas apa yang terjadi di sana," kata Aboe kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).
Menurut Aboe, adanya pembakaran fasilitas umum dalam lapas tentunya harus dipertanggung jawabkan. Sampai saat ini, lanjut Aboe, berita yang beredar kerusuhan tersebut disebabkan kecemburuan karena adanya program asimilasi.
"Tentunya ini harus ada pendalaman, apakah memang ada something wrong (sesuatu yang salah) dari program tersebut yang menyebabkan adanya reaksi dari penghuni lapas," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Aboe menuturkan, pihaknya mendengar informasi adanya tarif tertentu untuk mendapatkan proses asimilasi.
"Apakah hal seperti ini yang juga menjadi latar belakang kejadian tersebut, kita perlu cek. Tentunya Dirjen Pemasyarakatan perlu turun tangan untuk melakukan audit," tegas Aboe.
Menurut Aboe, audit sepatutnya dilakukan agar situasi serupa tidak terjadi di tempat lain. Sebenarnya, lanjut Aboe, Fraksi PKS sudah mengusulkan adanya Komisi Pengawas Pemasyarakatan. Fungsinya menjamin pemenuhan hak hak warga binaan sehingga dapat mencegah kejadian seperti ini.
"Kemudian jika ada persoalan seperti ini, komisi independen tersebut yang akan melakukan audit atau pemeriksaan ke dalam lapas," kata Aboe.
~ BeritaSatu.com
Post a Comment